Ombudsman Pantau Penerimaan Murid Baru

Posted by Naufal Khalish | Monday, June 10, 2013 | Posted in ,

DR TaqwaddinINFO KEU RAKAN | Banda Aceh - Sehubungan dengan masuknya tahun ajaran baru 2013/2014, seluruh sekolah  di Aceh telah melakukan proses penerimaan murid baru. Untuk memastikan agar tidak terjadinya praktek maladministrasi (perilaku atau perbuatan melawan hukum, melampaui wewenang, menggunakan wewenang untuk tujuan lain-red) proses penerimaan tersebut, Ombudsman RI Perwakilan Aceh (ORI Aceh) akan melakukan pemantauan dan siap menerima pengaduan masyarakat, (Selasa, 4/6/2013)

“Kami ingin memastikan agar dalam proses penerimaan murid nantinya tidak ada lagi diskriminasi atau pungutan liar yang dilakukan oleh sekolah-sekolah terutama pada sekolah-sekolah favorit. Pada prinsipnya, setiap anak bangsa berhak memperoleh pendidikan tanpa diskriminasi,” ungkap Dr. Taqwaddin, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Aceh.

Disamping itu, ORI Aceh juga berharap kepada wali murid dan masyarakat agar proaktif  dan  tidak melakukan pembiaran terhadap tindakan maladministrasi pada proses penerimaan murid baru. Ombudsman juga menghimbau kepada komunitas dan organisasi sipil termasuk LSM yang peduli kepentingan publik untuk proaktif mengadvokasi para wali murid dan ikut memantau proses penerimaan murid baru.

Hal tersebut penting dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mendorong transparansi dan meminimalisir tindakan maladministrasi disekolah-sekolah. Upaya pemantauan dan pengaduan ini dimaksudkan agar institusi pendidikan di Aceh benar-benar menghasilkan para lulusan bermutu dan jujur.

ORI Aceh terima pengaduan

Jika wali murid atau masyarakat ingin melaporkan dugaan maladministrasi pada proses penerimaan murid baru bisa dengan cara datang langsung ke kantor Ombudsman RI Perwakilan Aceh. Jln. T. Langugop No. 17 Lamgugop, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh  atau via telepon 0651 7557476 dan via Fax. (0651) 7557477. “Bisa juga via email oriaceh@yahoo.com, insya Allah setiap laporan akan segera ditindaklanjuti,” imbuh Taqwaddin didampingi asisten ORI, Ayu Parmawati Putri, M.Kn.

|AL|

Hindari Coret Baju, SMP 17 Razia Cat Semprot

Posted by Unknown | Sunday, June 2, 2013 | Posted in


BANDA ACEH | INFO KEU RAKAN| Menghindari anak didiknya mengecat baju saat merayakan kelulusan ujian nasional, pihak Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 17 Banda Aceh merazia keberadaan cat semprot di kalangan siswa.

Razia itu dilakukan usai pengumuman kelulusan di sekolah yang terletak di kawasan Blang Padang itu. Setiap bagasi sepeda motor yang dikendarai siswa diperiksa. Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Ramli, ikut langsung merazia keberadaan cat semprot.
“Kita razia cat pilok, biar mereka tidak mencoret baju. Yang penting jangan di pekarangan sekolah,” kata Ramli kepada acehkita.com, Sabtu (1/6/2013) sore. “Tidak ada yang bawa cat hari ini.”
Razia ini dilakukan setelah tahun sebelumnya banyak siswa yang mengecat baju seragam di lingkungan sekolah.
Menurut Ramli, pihaknya telah menginstruksikan siswa untuk tidak mengecat dan mencoret baju seragam saat merayakan kelulusan. “Kita juga meminta mereka untuk tidak mengenakan seragam waktu melihat pengumuman,” ujarnya.
SMP 17 Banda Aceh berhasil meluluskan 227 siswanya pada ujian nasional 2013 ini. “Kita lulus 100 persen,” kata Kepala Sekolah Muhammad Nasir.
Untuk merayakan kelulusan, kata Nasir, siswa dikumpulkan di lapangan Blang Padang untuk mendengar tausiyah dan melaksanakan sujud syukur.
“Ini untuk mensyukuri bahwa kita lulus semuanya,” kata dia.
Fakhriatul Jannah mengaku gembira bisa lulus ujian nasional. “Deg-degan juga, karena kali ini kan sistemnya ujian 20 paket. Tapi alhamdulillah lulus,” kata Jannah yang berencana melanjutkan pendidikan di sekolah kejuruan. 

Aksi Corat-Coret Warnai Pengumuman Kelulusan UN

Posted by Naufal Khalish | Friday, May 24, 2013 | Posted in


INFO KEU RAKAN | Banda Aceh – Ratusan siswa dari sejumlah SMA di Kota Banda Aceh merayakan kelulusan dengan cara mencorat-coret baju dan konvoi dengan menggunakan sepeda motor, Juma’at, (24/05/2013).

Aksi para siswa mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas di ruas jalan protokol. Mulai dari ruas jalan T Nyak Makam, jalan T Daud Beurueuh hingga kawasan Simpang Lima warna putih abu-abu terlihat begitu mendominasi.

Para siswa SMA mengelar aksi corat-coret baju serta membubuhkan tanda tangan ke baju teman-temannya sebagai kenang-kenangan. Suasana menjadi sedikit tidak tertib karena para siswa memakirkan kendaraannya hingga ke badan jalan.

Andi siswa salah satu SMA yang megikuti aksi tersebut mengatakan, aksi ini merupakan ungkapan kebahagiannya atas kelulusan setelah belajar dan berjuang berjuang untuk lulus.

Tanggapan pro dan kontra pun bermunculan. Fahcrul (40) seorang penguna jalan mengungkapkan, aksi yang di lakukan para siswa tersebut sangat mengganggu lalulintas apalagi mereka berkonvoi sambil ugal-ugalan tentu sangat membahayakan penguna jalan lainnya.

“Pemandangan seperti ini seharusnya tidak terjadi di Aceh yang berstatus Syari’at Islam di tambah lagi adanya musibah banjir di sejumlah daerah di Aceh, seharusnya dengan kelulusannya bisa mengadakan aksi yang lebih positif untuk menyumbangkan seragam tersebut untuk korban banjir,” ujar Fachrul.

Sementara itu, Dian (32) salah seorang pengguna jalan yang kebetulan melintas diantara para siswa justru memaklumi dengan apa yang dilakukan oleh para siswa yang sedang merayakan kelulusan tersebut.

“Kita juga pernah muda, jadi apa yang dilakukan oleh para siswa ini juga tidak bisa kita larang, biarkan saja mereka mengapresiasikan kegembiraan mereka, mengenai situasi jalan kan sudah jadi tugasnya polisi. Nah, yang harus dilakukan kedepan adalah pihak sekolah berkoordinasi dengan polisi untuk mengamankan anak-anak dijalan,” ujar Dian.

Dian juga menambahkan, aturannya saja yang harus dipertegas. “Jika tidak punya SIM dan tidak mentaati aturan safety reading maka siswa dilarang ikut konvoi, gitu aja kok repot,” tambah Dian.

Pengguna jalan lainnya, Nanda menyatakan, maklum atas aksi corat-coret para siswa. “Aku justru heran karena setiap tahunnya selalu saja ada komentar, ‘kenapa tidak disumbangkan saja bajunya, kan bagus untuk beramal’. Anak-anak ini kan sama dengan kita juga, butuh sesuatu untuk kenangan dalam setiap tahapan hidup mereka, jangan asal menilai amal seseorang, mari kita lihat lemari masing-masing, berapa banyak benda yang sangat sayang untuk kita sumbangkan karena memiliki nilai history,” ujar Nanda.

Aksi cat dan coret-coret baju memang sudah menjadi kebiasaan atau tradisi bagi siswa-siswi saat pengumuman kelulusan. Berbagai cara pun dilakukan semua pihak terkait untuk melarang atau membatasi aksi ini. Namun bukannya teratasi aksi ini justru terus saja terjadi setiap tahunnya. (NK)

|AtjehLink|

Adnan Ganto akan Biayai Haji 2 Guru SMAN 1 Kuta Makmur

Posted by Naufal Khalish | Tuesday, May 14, 2013 | Posted in

Aceh Utara –  Ketua Dewan Pengawas dan Asistensi Badan Pengusaha Kawasan Sabang (BPKS) Adnan Ganto, beserta Wakil Gubernur Aceh Muzakkir Manaf dan rombongan berkunjung ke  SMA Negeri 1 Kuta Makmur, Aceh Utara, Jumat (10/05/2013.

Setiba di sekolah itu, rombongan Adnan Ganto dan Mualem disambut tarian Ranub Lampuan dan alunan irama Bungong Jeumpa yang dimainkan oleh group Drum Band SMA setempat.

Dalam kunjungannya, rombongan menyerahkan sumbangan sebesar Rp 20 juta kepada pihak sekolah yang diterima langsung oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Kuta Makmur Drs Sayuti. Kepala sekolah mengaku bangga atas kunjungan dua pejabat ke sekolah yang dipimpinnya itu.

“Terima kasih atas kunjungan dan bantuan ini. Bantuan dari bapak- bapak akan kami pergunakan sebaik-baiknya untuk keperluan sekolah, seperti biaya operasional, pengadaan sarana pendukung dan rehabilitasi gedung sekolah yang rusak,” ujar Drs Sayuti.

Dalam kesempatan bincang-bincang dengan Kepsek dan Guru serta pelajar, Adnan Ganto yang juga staaf bidang Eknomi di Kementrian Polhukam, menuturkan cerita masa kecilnya hidup di Kuta Makmur. Menurutnya, dulu ia dan pelajar lain bersekolah tanpa menggunakan alas kaki alias tidak bersepatu. Akan tetapi Adnan memiliki cita-cita tinggi dan berharap bisa menjadi seperti orang-orang yang diidolakan pada masa kecilnya.

“Sejak kelas lima SD saya melihat orang– orang memakai jas dan dasi, berpenampilan wibawa, sempat saya berpikir kapan ya saya menjadi seperti itu? Namun, Allah membuka jalan kepada saya untuk melanjutkan kuliah samapai selesai S2 di Amerika serikat,” ujar Adnan Ganto memberi motivasi kepada siswa.

Adnan mengharapkan kepada pelajar SMAN 1 Kuta Makmur khususnya, untuk meningkatkan kualitas belajar, agar mampu menjadi penerus Aceh yang cakap dan pantang menyerah. Terus dalam semangat juang belajar untuk mencapai kesuksesan hidup yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

Adnan Ganto juga berjanji akan membiayai keberangkatan ibadah Haji bagi dua orang guru Sekolah SMAN 1 Kuta Makmur. “Insya Allah, jika tidak ada halangan apa–apa dalam 1 tahun saya akan naik hajikan dua guru SMA ini,” janji Adnan yang disambut gembira dan tepuk tangan para guru dan siswa-siswi.

Sementara Wakil Gubernur Aceh Muzakkir Manaf, pada kesempatan itu mengharapkan keada para pelajar agar tekun belajar dan tidak lalai. Agar bisa memperoleh ilmu dengan sempurna untuk diaplikasikan dengan baik dan benar.

“Orang yang pintar dan pemikirannya maju, tentu akan mudah mendapat pekerjaan. Maka sebagai pelajar, belajarlah sungguh-sungguh seperti mereka yang ada di luar sana. Belajar itu tidak ada habisnya, jadi selagi ada kesempatan, tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina,” kata Mualem.

Keberadaan rombongan Adnan Ganto dan Mualem di sekolah itu, juga diisi  tanya jawab dengan para guru dan pelajar.

Sementara Wakil Kepala Sekolah SMAN I Kuta Makmur bidang Kesiswaan Azhar SAg menuturkan, kunjungan Adnan Ganto ke sekolah itu merupakan yang kedua kali. Seingatnya, Adnan Ganto yang merupakan putra kelahiran Kuta Makmur juga pernah dalam satu kesempatan di tahun 1997 silam berkunjung ke sekolah itu.

 Azhar menambahkan, saat ini SMAN 1 Kuta Mammur mendidik 420 siswa dan siswi. Memiliki 42 tenaga pengajar, 28 diantaranya sudah berstatus Pegawai Negeri Sipil, sementara 14 orang lainnya adalah guru honorer.(Ridha)
Selamat datang di Portal Berita Online INFO ATJEH | Untuk Pemasangan iklan , pariwara atau kerja sama, silahkan hubungi di Hotline 085263462710 atau di email infokeurakan15@gmail.com | Terima Kasih